Bisnis

Jenis & Perhitungan Pajak Penghasilan Badan untuk Bisnis Anda

Pajak penghasilan adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan bisnis di mana penghasilan yang dimaksud adalah setiap penambahan kemampuan ekonomis yang diterima.

Yang termasuk ke dalam badan usaha di Indonesia adalah Koperasi, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Perjan, Perum, Persero, BUMS (Badan Usaha Milik Swasta), perusahaan persekutuan, firma, persekutuan komanditer, perseroan terbatas, dan yayasan.setiap badan usaha yang telah resmi berdiri wajib dikenakan pajak penghasilan badan.

Pajak penghasilan menjadi bagian penting dari sebuah bisnis dan menjadi pemilik bisnis. Pajak penghasilan badan adalah pajak negara yang dikenakan atas penghasilan dari suatu perusahaan. Penghasilan yang dimaksud adalah setiap adanya penambahan kemampuan ekonomis yang diterima oleh wajib pajak badan usaha.

Objek utama yang menjadi target pajak penghasilan badan adalah penghasilan dari badan tersebut. Setiap tambahan kemampuan ekonomis akan dikenakan pajak penghasilan badan. Tetapi ada juga jenis penghasilan yang menjadi objek pajak penghasilan badan meskipun tidak berasal dari penghasilan badan itu sendiri, yaitu:

1. Bantuan atau Sumbangan dari Perusahaan

Termasuk juga di dalamnya adalah zakat dan bentuk sumbangan keagamaan lainnya yang ketentuannya sudah diatur berdasarkan peraturan pemerintah yang ada.

2. Dana Hibah Perusahaan

Dana hibah yang diberikan perusahaan juga termasuk ke dalam objek pajak penghasilan badan. Harta hibah yang ketentuannya telah diatur oleh pemerintah wajib menaati peraturan pajak penghasilan badan.

3. Warisan

Warisan juga salah satu objek pajak penghasilan badan berdasarkan peraturan pemerintah yang telah ditetapkan.

4. Penggantian atau Imbalan

Yang dimaksud dengan penggantian atau imbalan di sini adalah yang berhubungan dengan pekerjaan. Baik dalam bentuk natura ataupun dalam bentuk kenikmatan yang digunakan oleh wajib pajak tersebut.

5. Setoran Tunai

Harta dalam bentuk setoran tunai yang diterima oleh perusahaan dan dipergunakan sebagai pengganti modal atau pengganti saham juga menjadi objek pajak penghasilan badan berdasarkan peraturan pemerintah.

6. Penghasilan Lainnya

Penghasilan lain yang juga tertera dalam peraturan undang-undang pajak penghasilan.

Pada umumnya, perhitungan tarif pajak penghasilan badan adalah 25% dari Penghasilan Kena Pajak. Jumlah ini telah diatur dalam peraturan pajak sehingga setiap badan usaha wajib mematuhi dan dengan cermat menghitung pajak yang harus dibayarkan agar menjadi badan usaha yang patuh terhadap peraturan wajib pajak badan usaha.

 

Jika Anda kesulitan untuk melakukan pembukuan manual, Anda bisa menggunakan Accurate Online. Accurate Online adalah software akuntansi yang cocok untuk berbagai jenis bisnis, mulai usaha dagang sampai jasa, UKM sampai pabrik manufaktur. Memiliki fitur terlengkap dengan harga terjangkau menjadikan Accurate Online sebagai software akuntansi kepercayaan 300 ribu pengguna dan pemilik usaha di Indonesia. Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online gratis selama 30 hari melalui link ini.

Related posts

Unsur Utama Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan

arif

5 Alasan Aplikasi Kasir Restoran adalah Kunci Sukses Bisnis Anda

yani

Beberapa Etika Profesi Akuntansi yang Perlu Anda Ketahui

arif

Leave a Comment

3 × one =